Tapak dara, dengan nama ilmiah Catharanthus roseus, adalah tanaman perdu yang berasal dari Madagaskar. Tanaman ini sangat populer di berbagai belahan dunia, baik sebagai tanaman hias maupun tanaman obat. Keindahan bunganya yang berwarna-warni, seperti merah muda, ungu, dan putih, membuat tapak dara sering menghiasi taman atau pot di rumah.
Sudah tidak asing lagi kalau tumbuhan ini sering di jadikan sebagai tanaman obat. kandungan bahan kimia yang terdapat pada tumbuhan tapak dara dapat mengobati penyakit diabetes, kanker, sakit tenggorokan, batuk, gigitan serangga, dan kondisi medis lainnya, hal ini juga disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat dalam kemoterapinya.

- Diabetes
Daun tapak dara dapat berfungsi sebagai obat alami diabetes tipe-2. Daun dan bunganya digunakan untuk mengontrol gula darah yang tinggi. Caranya dengan membuat teh herbal dari daun dan bunga tapak dara, kemudian dikonsumsi pagi hari. Atau, kamu juga dapat langsung mengunyah 3-4 lembar daun tapak dara untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.
- Anti kanker dan Anti tumor
Daun dan batang tanaman ini mengandung alkaloid yang memiliki sifat anti kanker dan antitumor. Meski begitu, masih membutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai hal tersebut.
- Penyembuh Luka
Alkaloid yang terkandung dalam daun tapak dara dapat bermanfaat untuk menyembuhkan luka. Caranya yaitu campurkan daun dan kunyit dan tumbuk hingga menjadi pasta. Oleskan pasta tersebut pada luka 2-3 kali sehari. Obat herbal ini dapat berfungsi sebagai penyembuh luka yang efektif.
- Pengobatan untuk Pendarahan Hidung dan Mulut
Selain itu daunnya yang diolah menjadi jus dapat bermanfaat sebagai obat untuk pendarahan hidung dan mulut. Kamu juga dapat memasukkan daun tapak darah ke hidung selama lubang hidung berdarah. Lalu, tahan daun di gusi berdarah atau di atas seriawan untuk meredakan pendarahannya.
- Mengatasi Hipertensi
Untuk mengatasi hipertensi, ambil sebanyak lima lembar daun yang segar, kemudian olah menjadi jus, lalu diekstraksi. Minumlah sebanyak 2-3 mililiter jus daun tapak darah di pagi hari. Obat herbal ini sangat membantu mengontrol tekanan darah tinggi.
- Mengatasi Menstruasi Tidak Teratur
Rebusan daun tapak darah dapat digunakan untuk mengatasi siklus menstruasi yang tidak teratur. Caranya:
- Rebus 6-8 lembar daun tapak dara dengan 2 gelas air.
- Rebus hingga air tersisa hanya 1 gelas.
- Minum ramuan herbal ini selama tiga kali siklus menstruasi berturut-turut.
Obat herbal ini cukup bermanfaat dalam melancarkan menstruasi atau meredakan aliran menstruasi yang berat.
Selain beberapa manfaat di atas, berikut ini kegunaan lain dari daun tapak dara:
- Memiliki sifat detoksifikasi dan menangkal racun, sehingga dapat digunakan untuk meredakan sengatan serangga.
- Alkaloid yang terkandung dalam daun tapak dara dapat membantu meningkatkan suplai darah ke otak, dan meningkatkan kadar oksigen dalam otak.
- Bermanfaat untuk mengobati maag, disentri, dan diare.
- Alkaloid juga dikenal sebagai vincamine yang memiliki sifat pengencer darah dan meningkatkan memori. Oleh karena itu daun ini berguna untuk mencegah demensia, terutama demensia vaskular.
- Alkaloid juga memiliki kandungan yang bermanfaat sebagai obat penenang.
Perhatian:
Meskipun memiliki banyak manfaat, penggunaan tapak dara harus dilakukan dengan hati-hati. Beberapa bagian tanaman ini mengandung zat beracun, sehingga sebaiknya konsultasikan dengan ahli sebelum mengonsumsinya, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak.
Kesimpulan:
Tapak dara adalah tanaman yang memiliki keindahan dan manfaat kesehatan yang luar biasa. Dengan merawatnya dengan baik, kita dapat menikmati keindahan bunganya sekaligus mendapatkan manfaat untuk kesehatan.
Nah untuk kamu yang ingin menanam tumbuhan Tapak Dara baik sebagai tanaman obat atau hanya sebagai tanaman hias berikut caranya:
Yang pertama sediakan biji-biji yang tua, lalu semaikan pada suatu tempat persemaian. Masukkan biji ke dalam tanah, lalu tutup dengan lapisan tanah setipis tebal bijinya. Rajinlah menyiram. Bila biji-biji mulai tumbuh, dan tingginya sudah mencapai sekitar 15 – 20 cm, dapat dipindahkan ke tempat yang diinginkan.
Jika ingin ditanam dalam pot, tentu perlu disiapkan pot dan media tanamnya. Media tanamnya berupa campuran tanah subur, kompos, dan pupuk kandang dengan perbandingan (2: 1: 1). Bibit langsung ditanam, dan setelah itu diletakkan di tempat teduh. Seminggu kemudian, ditempatkan di tempat terbuka.
Jika ingin ditanam di kebun pekarangan, perlu dibuat lubang tanah berukuran 15 x 151 x 15 cm, dengan jarak di antara lubang 50 cm. Tiap lubang diberi pupuk kandang atau kompos sebanyak 1,5 kg. Masukkan bibit ke dalam lubang, lalu timbun dengan tanah, dan siram.
Untuk perawatannya, tapak dara tidak menuntut perawatan khusus. kamu hanya perlu menyiram dan memberi pupuk, sudah cukup.
Pada awal pertumbuhan, gunakan pupuk yang kandungan nitrogennya tinggi, atau pupuk daun yang disemprotkan pada permukaan bawah daun di pagi hari. Kemudian, ketika tanaman mulai berbunga, untuk merangsang pembungaan, dapat digunakan pupuk yang memiliki kandungan fosfor tinggi. Nah, jika rajin merawat, tentulah dijamin tapak dara akan berbunga sepanjang tahun.
