Mengenal Lebih Dekat Tentang Kecerdasan Interpersonal

Seperti yang kita ketahui kecerdasan Interpersonal merupakan kemampuan dan keterampilan seseorang dalam menciptakan relasi , membangun relasi dan mempertahankan relasi sosialnya sehingga kedua belah pihak berada dalam situasi menguntungkan.

Teori lain Menyebutkan Kecerdasan Interpersonal Adalah kemampuan untuk memahami maksud dan perasaan orang lain sehingga tercipta hubungan yang harmonis dengan orang lain. Kecerdasan interpersonal penting dalam kehidupan manusia karena
pada dasarnya manusia tidak bisa menyendiri.

Banyak kegiatan dalam hidup manusia terkait dengan orang lain, begitu juga seorang anak yang
membutuhkan dukungan orang-orang disekitarnya. Keterampilan sosial
anak terjalin melalui hubungan dengan teman sebayanya.

Ciri-ciri Seseorang Yang Memiliki Kecerdasan Interpersonal Sebagai Berikut:

  • Mampu membina dan memelihara hubungan berkelompok.
  • Mampu berinteraksi dengan orang lain.
  • Mampu menjalin hubungan dengan orang lain dengan berbagai cara.
  • Mampu bertahan dalam situasi apapun.
  • Memiliki kemampuan memengaruhi pendapat atau tindakan orang lain.
  • Suka mengamati perasaan, pikiran, perilaku, dan gaya hidup orang lain.
  • Mampu berkomunikasi secara verbal maupun non-verbal.
  • Memiliki kemampuan sebagai penengah dalam suatu masalah dan mampu bekerja sama dengan orang lain yang beragam latar belakangnya.
  • Memiliki kepekaan terhadap perasaan dan mental orang lain.
  • Biasanya cenderung tertarik dan menekuni bidang karir seperti pengajar, instruktur, konseling, manajemen, dan tokoh politik.

Adapun Ciri-ciri Anak Yang Memiliki Kecerdasan Interpersonal Sebagai Berikut:

  • Tidak menemui kesulitan dan tidak mudah bosan kalau harus bermain sendiri tanpa teman bermain.
  • Punya kemauan keras dan mandiri.
  • Lebih suka bekerja, belajar, dan bermain sendiri.
  • Bisa mengekspresikan perasaannya dengan baik.

Anak yang memiliki kecerdasan interpersonal tinggi mempunyai karakteristik sebagai berikut:

  1. Dapat membangun dan mengembangkan hubungan yang harmonis dengan orang lain. Anak dapat menempatkan dirinya dalam situasi apapun dengan baik dalam hubungannya dengan orang lain sehingga membuat orang lain merasa nyaman berada didekatnya.
  2. Mampu berempati dengan orang lain, maksudnya adalah anak mampu memahami dan mengerti perasaan orang lain. Anak akan ikut merasakan ketika orang lain merasa sedih ataupun senang.
  3. Mampu menjaga dan mempertahankan persahabatan dengan rekan/teman, dan menjauhi permusuhan. Anak dengan kecerdasan interpersonal tinggi akan memiliki banyak teman, karena ia dapat menjaga hubungan pertemanannya dengan baik.
  4. Memahami norma-norma sosial yang berlaku sehingga anak mampu beradaptasi dan berperilaku santun dengan lingkungannya,baik lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
  5. Mampu mencari solusi yang baik atas permasalahan yang terjadi.
  6. Memiliki kemauan tinggi untuk berbagi dan membantu orang lain
  7. Menyukai kegiatan-kegiatan yang melibatkan aktivitas kelompok.
  8. Memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan orang lain.
pic-sigmund-unsplash

Hal-hal berikut ini yang dapat dilakukan untuk mengembangkan
kecerdasan interpersonal anak menurut Anita Lie (2003: 123) yaitu:

  1. Ungkapkan perasaan kasih dan sayang secara eksplisit. Anak membutuhkan kasih sayang baik dari keluarga, teman maupun orang-orang di sekitarnya. Rasa cinta dan kasih sayang yang selalu diperolehnya akan membuat anak tumbuh menjadi pribadi dengan kecerdasan interpersonal yang mantap.
  2. Berikan penghargaan atas setiap pemberian atau ungkapan kasih sayang anak
    Anak-anak tidak segan untuk mengungkapkan kasih sayangnya kepada orang disekitarnya terutama orang tua. Pelukan, ciuman, gurauan, tingkah laku manja adalah cerminan kebutuhan pengungkapan rasa kasih sayang anak. Respon yang positif terhadap ungkapan kasih sayang anak akan membuat anak merasa dihargai, diperhatikan dan dicintai. Hal ini akan berpengaruh pada pengenalan diri anak dan peningkatan kecerdasan interpersonal.
  3. Ajari anak untuk mengenali perasaan orang lain melalui sinyal-sinyal nonverbal. Mengenali ekspresi dan gerakan tubuh orang lain sangat penting bagi anak. Anak akan belajar mengesampingkan keinginan-keinginannya dengan melihat kebutuhan orang lain.
  4. Beri kesempatan anak untuk berhadapan dengan orang lain Kemampuan berinteraksi dengan orang lain harus ditanamkan sejak dini dan secara bertahap. Orang tua maupun guru perlu membimbing dan menuntunnya antara lain dengan cara memberikan kesempatan untuk bertanya, berbicara, maupun melakukan interaksi dengan orang banyak.
  5. Pahami kebutuhan anak akan persahabatan dengan teman sebaya dan dukung kegiatan-kegiatan positif bersama teman. Anak membutuhkan persahabatan dengan teman sebayanya.
    Hal-hal yang mungkin tidak dapat dilakukan dengan orang tuanya, anak dapat melakukan dengan teman-temannya. Bersama teman-temannya anak dapat memenuhi kebutuhan untuk bermain,
    didukung, dipercaya dan diterima sebagai individu

Demikian Penjelasan Singkat Tentang Kecerdasan Interpersonal,Semoga Bermanfaat & Terimakasih Sudah Meluangkan Waktu Untuk Membaca.

Sebelumnya
Selanjutnya
Bagikan ke Temanmu

Informasi: semua dana donasi yang terhimpun di Yayasan Lazuardi murni disalurkan untuk kepentingan sosial, dan BUKAN untuk tujuan pencucian uang, terorisme, maupun tindak kejahatan lainnya.

Ikuti kami

Copyright © 2018 – 2025 Yayasanlazuardi Indonesia. All Rights Reserved